26.04.12Tanggal 5 April 2026 kami, saya dan suami saya, menginap 1 malam di Innside Hotel Jogja melalui pemesanan tiket di Agoda. Karena suatu hal, tanggal 6 April 2026 kami extend sampai jam 15.30 langsung lewat resepsionis dengan membayar sesuai kesepakatan.
Sampai kami chek out, tidak ada masalah dengan pelayanan. Termasuk diingatkan bahwa kamar kami adalah non smoking room dan ada denda apabila kami melanggar.
Setelah kami check out, saat mau sampai di stasiun Tugu sekitar jam 16.00, saya mendapatkan WA dari pihak hotel yang mengatakan bahwa telah ditemukan *indikasi kami merokok di kamar* disertai video yang menunjukkan di tempat sampah ada bungkus rokok kosong merk ESSE warna biru.
Saya diwajibkan membayar Rp. 1.000.000 dan dalam WA pihak Hotel langsung memberikan no rekening Bank.
Suami saya marah, langsung tilp ke Hotel dan diterima sdr. Galuh yang mengaku sebagai duty manager.
Kami tidak pernah merokok, bungkus rokok kosong kami akui tapi bukan berarti kami merokok di kamar.
Galuh berjanji melakukan investigasi atas hal ini.
Beberapa saat kemudian, melalui WA, pihak Hotel menyatakan bahwa kami tidak perlu bayar Rp. 1.000.000 dan meminta maaf atas ketidaknyamanan.
Suami saya tidak terima begitu saja karena kami butuh hasil investigasi atas tuduhan *indikasi* yang hanya berasal dari bungkus rokok.
Pihak hotel tetap tidak mau memberikan penjelasan mengenai hasil investigasi. Kami melihat bahwa pihak Hotel hanya cukup membebaskan kami dari denda Rp. 1.000.000.
Setelah menuduh hanya berdasarkan indikasi, sikap Hotel menurut saya sangat tidak profesional dan *pengecut*.
Sampai terakhir komunikasi WA terakhir, pihak Hotel tetap tidak memberikan hasil investigasi yang dijanjikan. Suami saya mengatakan bahwa masalah ini tidak pernah selesai sampai Hotel memberikan penjelasan rinci hasil investigasi.
Review ini sebavai bukti bahwa masalah belum selesai menurut kami.
Semua komunikasi masih kami simpan sebagai bukti apabila diperlukan.